By | Juli 15, 2019
Jangan menganggap remeh ban pada mobil, kenyataannya ban sanggup menjadi penyebab ataupun penyelamat dari kecelakaan pada ketika dijalanan. Ban merupakan salah satu komponen yang sangat penting pada mobil, dan diperlukan perawatan khusus untuk ban. Karena, ban ialah satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan dengan permukaan aspal. Selain untuk menjaga keawetan ban kita, juga tentunya unutk memberi keamanan pada kita ketika berkendara. Dengan menilik ban Anda itu akan memastikan keselarasan Anda tidak off menimbulkan gudang tidak merata pada ban Anda. 
Berikut ialah tips merawat mobil khususnya ban kendaraan beroda empat yang sanggup anda lakukan sendiri.
1. Pastikan ban kendaraan beroda empat Anda benar meningkat. Jika ban kekurangan tekanan udara atau di atas inflasi, yang sanggup menimbulkan duduk perkara serius kemudian di jalan. Anda harus hapal dengan tekanan yang proporsional dari ban mobil. Ukuran tekanan ban yang pas sanggup dilihat pada stiker yang melekat di belahan dalam dari pintu kendaraan Anda, atau pada buku petunjuk pemilik kendaraan. Untuk pengukuran yang valid terhadap tekanan ban kendaraan beroda empat Anda, periksalah ban ketika suhu mereka dingin. Jika kendaraan beroda empat habis menempuh perjalanan jauh, tunggulah kurang lebih tiga jam.
2. Uang koin sanggup dipakai sebagai alat penunjuk bahwa ban kendaraan beroda empat telah gundul. Letakkan uang koin di tapak ban mobil. Jika sanggup melihat seluruh gambar uang koin tersebut, maka saatnya bagi kendaraan beroda empat Anda untuk ganti ban. Atau memakai TWI (Tread Wear Indicator) pada alur telapak ban. Jika telapak ban sudah menyentuh belahan TWI, maka membuktikan bahwa ban sudah saatnya untuk diganti. Letak TWI pada ban ditunjukkan dengan tanda segi tiga pada dinding samping ban.
3. Jagalah ban kendaraan beroda empat dari lubang di jalan. Sebab lubang yang terlalu besar tak hanya sanggup merusak ban mobil, melainkan juga akan mengganggu keseimbangan atau balance dari ban mobil. Karena bila ban sering mengalami benturan, akan menjadikan benjolan yang menciptakan umur ban tersebut tergolong singkat.
4. Periksalah keseimbangan atau balance dari ban kendaraan beroda empat secara periodik, untuk menghindari putaran ban yang tak stabil. Bila perlu ban perlu di rotasi untuk mencegah keausan yang tidak merata. Dan juga untuk memperpanjang umur pemakaian ban anda. Lakukan rotasi setiap 7,500 – 10,000km. Spooring dan balancing juga perlu dilakukan untuk mencegah permukaan ban yang tidak merata.
5. Yang paling penting ialah mengganti ban secara bersiklus dengan rutin. Normalnya penggantian ban sanggup dilakukan setiap 10.000 km sekali. Itu jikalau penggunaan normal dan jalan ayng beraspal. Namun anda sanggup merujuk ke poin 2 untuk mengecek sendiri kapan anda harus ganti ban. Ingat, keselamatan berkendara adlah yang paling utama.