By | Juli 15, 2019
 Radiator pada kendaraan beroda empat berfungsi sebagai pendingin pada beberapa bab mesin Mengganti Air Radiator
Radiator pada kendaraan beroda empat berfungsi sebagai pendingin pada beberapa bab mesin. Radiator mempunyai cairan yang dipakai untuk mentransfer panas pada mesin ke cairan tersebut. Cairan pada radiator sendiri sanggup berupa air maupun coolant atau cairan khusus pendingin radiator. Mengganti cairan pada radiator hendaknya dilakukan setiap 40 ribu km atau setahun sekali jikalau kendaraan beroda empat anda memang jarang digunakan.
Mengganti air atau coolant pada radiator gotong royong sanggup dibilang hal yang sepele. Hampir semua pemilik kendaraan beroda empat sanggup melakukannya sendiri tanpa perlu dibawa ke bengkel. Namun bagi anda yang gres pernah mempunyai kendaraan beroda empat atau pun anda yang sama sekali belum pernah mengutak atik kendaraan beroda empat sendiri, tips merawat kendaraan beroda empat berikut akan membantu anda untuk mengganti cairan radiator kendaraan beroda empat sendiri. 
1. Dinginkan dahulu mesin anda. mesin yang panas akan menyebabkan tekanan pada cairan di dalam radiator, sehingga akan menyebabkan air panas dalam radiator akan muncrat dan mengenai anda. 
2. Buka lah sumbat radiator, biasanya berupa baut berbentuk T atau epilog kecil di bab bawah depan radiator di bab paling bawah. Setelah sumbat terbuka air dalam radiator akan terkuras. Sebelum membukanya anda sanggup menyediakan kolam penampung dahulu untuk menampung air yang hendak dikuras.
3. Setelah air radiator terkuras habis, tutup kembali baut penyumbat tadi, lalu tuangkan air atau pun coolant dari lubang pengisian radiator hingga penuh. Bagi anda yang hendak mengisikan radiator kendaraan beroda empat anda dengan coolant, campurlah air dengan coolant atau air pendingin dengan rasio 50:50 atau air 50 persen dan coolant 50 persen. 
4. Kemudian nyalakan kembali kendaraan beroda empat dengan ac off, sehabis itu cek kembali cairan dalam radiator, apakah sudah menyusut atau belum. Air yang menyusut dikarenakan air atau cairan pendingin tersebut sudah berputar di mesin ketika air dinyalakan tadi. Jika sudah menyusut isikan kembali cairan pada radiator anda. ketika anda hendak membuka katup radiator untuk mengecek, anda sanggup menunggu mesin dalam keadaan masbodoh dahulu atau untuk beberapa jenis kendaraan beroda empat anda sanggup sambil menghidupkan mesin ketika membuka tutup radiator untuk mencegah air panas dalam radiator memuncrat alasannya tekanan dalam mesin.
5. Lakukan kembali langkah nomer 4, jikalau air sudah tidak lagi menyusut berarti radiator anda sudah sepenuhnya terisi dan anda sudah final mengisi radiator anda.

Demikian lah, tips perihal memelihara dan merawat mobil anda, khususnya mengenai mengganti cairan radiator anda. sedikit catatan, akan lebih baik jikalau anda memakai cairan pendingin atau coolant disbanding air. Karena air mempunyai sifat korosif yang sanggup menyebabkan karat. Jika anda memang bersikeras memakai air ada baiknya anda memakai cairan pembersih dahulu ketika menguras radiator anda sebelum mengisinya dengan air.